Duduk di parlemen sebagai wakil rakyat Kalimantan Timur tak ada dalam bayangan masa kecilnya. Namun sikap kritis dan kegigihan untuk menyuarakan persoalan- persoalan yang terjadi di Kabupaten Kutai Timur dan Kalimantan Timur, membuat namanya diperhitungkan dikancah perpolitikan nasional. Hingga akhirnya, dalam pemilu 2019, ia terpilih pun bersama tujuh politisi Kaltim lainnya ke DPR RI.

Adalah Irwan, pemuda asal Kecamatan Sangkulirang di pesisir kabupaten Kutai Timur. Berhasil duduk sebagai perwakilan Kaltim setelah mengantonggi 40.329 suara, yang hampir separuhnya diperoleh dari warga Kutim.

Kenekatannya duduk di parlemen nasional bukan tanpa alasan. Ia ingin memperjuangkan konsep pembangunan green economy dan keadilan pembagian dana bagi hasil pusat dan daerah. Keduanya ini menjadi fokus perjuangan saat duduk nanti di DPR RI.

“Pertama, membangun green economy. Fokus ada aturan dan regulasi. Sebab dengan itu, roda ekonomi yang bersandar pada migas dan batu bara bisa terarah,”ujarnya.

Kedua, kata Irwan perjuangan pembagian dana bagi hasil yang memenuhi unsur keadilan bagi daerah penghasil. Dana bagi hasil Kaltim dari migas dan batu bara tidak sebanding dengan apa yang dirasakan warga di daerah operasional. Belum lagi, terjadi pemangkasan oleh pemerintah pusat.

pada keuangan daerah yang sangat bergantung pada transfer dari pusat. “Perlu pengawalan ketat terhadap dana bagi hasil melalui aturan. Misi saya melakukan gugatan sampai MA pusat sudah terpenuhi.

Namun putusan yang diterima masih kurang memuaskan. Itu juga akan salah satu fokus perjuangan saya. Bagaimana, Kutim maupun Kaltim, bisa memperoleh dana bagi hasil yang berkeadilan,” Kata Irwan.

Untuk kedua target tersebut, Irwan pun mengaku siap pasang badan “Saya akan pasang badan untuk kepentingan rakyat. Saya sudah minta izin ke keluarga, terutama istri. Mengingat banyak risiko yang dihadang dalam perjuangan ini,” ungkapnya

Seperti diketahui, hasil pleno rekapitulasi surat suara ditingkat Provinsi oleh KPU Kalimantan Timur, akhir pekan kemarin mencatat, Irwan mengabdi salah satu di antara delapan caleg yang bakal melanggang ke Senayan.

Politisi lainnya adalah Rudi Mas’ud (Golkar) 128.910 suara, Safaruddin (PDIP) 86.528 suara, Budisatrio Dwijandono (Gerindra) 73.137 suara, Agus Hidayat Nur (PKS) 51.409 suara, Awang Faroek Ishak (Nasdem) 34.086 suara, Hetifah Sjarifudin (Golkar) 64.687 suara dan Ismail Thomas (PDIP) 49.174 suara (sar)

Sumber, Tribun Kaltim.co