Site icon DR. H. IRWAN, S.IP.,MP Untuk KALTIM

Republik Kebenaran dan Zaman yang Berubah (Note Dr. H. Irwan Fecho)

Republik Kebenaran dan Zaman yang Berubah

Pernah kah, kita menyadari seberapa cepat sebuah narasi di dunia maya bisa menggoyahkan fondasi bangsa kita dari dalam?.

Sebuah refleksi tentang acaman tak kasat mata di era digital dan satu pertanyaan mendasar yang jarang kita ajukan di tengah hiruk pikuk digital hari ini. Siapa yang sebenarnya sedang kita pertahankan sebagai bangsa?.

Dulu ancaman bangsa berwujud fisik. Kini, ia menyelinap di layar smartphone kita. Kita hidup di era post truth. Emosi dan persepsi sering mengalahkan verifikasi. Batas antara dusta dan kebenaran kian tipis menyebar secepat kilat dalam gengaman dan narasi sehari-hari.

Informasi tidak sama dengan kebenaran, Yuval Noah Harari dalam bukunya “Nexus” menulis “Information is not the same as truth. Information is a tool for connecting people into networks-and networks can serve truth, buth they can also serve lies”.

Jejaring digital mempercepat apa pun yang mengalir didalamnya, baik itu pengetahuan, maupun prasangka. Ia menghubungkan kita, tapi jarigan tidak otomatis menghasilkan kebenaran.

Jika ruang publik domestik rapuh, bangsa ini mudah digoyahkan dari dalam. Demokrasi hidup dari percakapan dan perdebatan yang sehat. Dalam studi hubungan internasional, ada konsep penting politik luar negeri adalah cerminan dari politik domestik. Di tengah rivalitas global, kekuatan kita berdialog di dalam negeri tanpa terjebak kecurigaan permanen.

Menjaga Indonesia di era post truth bukan sekedar tugas kebijakan dan regulasi. Ini adalah kerja keras yang menuntut keluhuran budi dari kebudayaan Nusantara kita.

Pemerintah tak bisa sendiri, akademisi harus membumikan ilmunya, media harus menjaga integritas dan kita semua harus ingat; keindahan sejati republik ini ada pada kemampuan kita untuk berbeda tanpa saling meniadakan.

Generasi muda perlu menyadari bahwa setiap klik, setiap share, setiap komentar adalah tindakan politik kecil yang membentuk ruang bersama.

Jika ya, maka republik yang kita jaga dan cintai ini masih punya masa depan yang kokoh.

Dr. H. Irwan, S.IP., MP (Bendum DPP Partai Demokrat

Exit mobile version