Dalam heningnya Pacitan, kami berkumpul untuk sebuah konsolidasi yang tak sekadar menguatkan barisan—tetapi juga menyatukan kembali visi dan jiwa perjuangan.
Retreat DPP Partai Demokrat kali ini menjadi ruang kontemplatif bagi kami semua. Untuk merenung, berdiskusi, dan menjawab apa yang bisa dan harus Demokrat lakukan dalam menghadapi tantangan zaman, politik nasional, dan dunia yang terus berubah cepat.
Kami kembali meneguhkan jati diri sebagai partai nasionalis-religius, partai tengah yang santun dan cerdas, terbuka dan berwawasan luas, serta selalu mengutamakan kepentingan bangsa di atas segalanya.
Bapak SBY, penggas, pendiri dan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, hadir sebagai mentor senior, pembimbing, dan sumber inspirasi yang tiada ternilai. Pengalaman dan keteladanan beliau menjadi lentera yang terus menuntun kami menjaga arah perjuangan partai.
Retreat ini dibuka dan ditutup langsung oleh Ketua Umum Partai Demokrat, Mas Agus Yudhoyono , yang memberikan direktif strategis:
Dari tanah kelahiran pendiri kami, kami membawa pulang semangat baru. Semangat untuk terus berbuat, menyatu dengan rakyat, dan menjaga Indonesia dengan sepenuh cinta dan tanggung jawab.
Demokrat Siap, Demokrat Setia, Demokrat Jaya, Jaya, Jaya!
