Mengapa saya tidak berhenti mendesak pemerintah untuk memutuskan lockdown alias karantina wilayah agar situasinya tidak seperti sekarang ini.
Masyarakat terus diminta stay di rumah tapi tidak dijamin biaya hidupnya. Dengan pembatasan sosial skala besar seperti sekarang ini maka pemerintah bisa bertindak tegas kalau masyarakat keluar rumah tetapi hidup tetap tidak dijamin.
Pemda mau tutup pelabuhan atau bandara juga tetap tidak bisa karena semua kewenangan pusat. Hari ini kapal penumpang dari Pare-pare tetap merapat di Samarinda. Karena bukan karantina wilayah. Begitupun seluruh wilayah lain di tanah air.
Pemerintah pusat mengambil keputusan membatasi sosial skala besar karena tidak ingin keluar uang menggaji masyarakat yang tinggal di rumah. Malah membebani pemda begitu besar. Tidak ingin menghentikan bus antar provinsi, kapal penumpang antar provinsi serta pesawat penumpang antar provinsi.
Pada akhirnya korban terus berjatuhan, yang positif terus bertambah, malah jumlahnya bisa berkali-kali lipat yang tidak terdiagnosis. Begitupun yang meninggal. Harusnya yang diawasi jumlah pemakaman yang pakai protap corona.
Maka saat ini bisa kita katakan bahwa pemerintah pusat dalam keadaan pasrah terkait penanganan covid-19 dan lebih fokus pada dampak corona terkait ekonomi dan mempertahankan kekuasaan.
Padahal jika pandemi covid-19 terus berlangsung pasti stimulus ekonomi apapun dari pemerintah tidak akan mampu menangani dampaknya. Sehingga segera putuskan sebabnya. Kurangi akibatnya.
IR-1




Recent Comments