“Rimba raya maha indah, cantik molek perkasa…
Penghibur hati susah,
Penyokong nusa dan bangsa,
Rimba raya mulia…”
Seruan rimba, lagu yang ditulis senior kita Jahja Bahram dan R. Notosoekotjo, Alumni SKMA tahun 1940-an itu masih memanggil kita.
Hari ini, pada Hari Bakti Rimbawan ke-43, kita meneguhkan kembali satu panggilan:
menjadi rimbawan ujung tombak penjaga hutan,
rimbawan pendobrak yang membuka jalan perubahan,
rimbawan penggerak yang bekerja bersama masyarakat,
rimbawan pemikir yang melahirkan gagasan,
dan rimbawan pemimpin yang mengarahkan masa depan.
Di tengah perubahan zaman, rimbawan harus terus berinovasi, menguasai teknologi, dan beradaptasi dengan tantangan baru.
Namun satu hal tetap sama:
hutan Indonesia harus tetap berdiri untuk kesejahteraan rakyat dan masa depan bangsa.
Karena ketika rimba lestari,
Indonesia pun berdiri lebih kuat.
Dirgahayu Hari Bakti Rimbawan ke-43.
Rimba Lestari, Rakyat Sejahtera.
Salaam – BHI
Ketua Umum Pengurus Pusat IKA SKMA




Recent Comments