Catatan BHI
Karst, Air dan Karhuta Saling Terkiat
Bang Haji iran (BHI) mendirikan dan memimpin Forum Peduli Karst Kalimantan Timur (FPKKT) sejak 20216, didorong keresahan atas kawasan Karst Sangkulirang-Mangkalihat seluas 1,8 juta hektar di Kutai Timur dan Berau hulu dari lima sungai utama.
Rusakya kawasan ini, baik akibat penambangan batu gamping maupun alih fungsi lahan, berarti hilanganya cadagan air yang selama ini jadi sandaran warga saat kemarau panjang.
Kawasan Karst Sangkulirang-Mankalihat menyimpan cadangan air berlimpah di bawah permukaan, meski tampak kering diatas. Ini ciri karst air meresap cepat melalui celah dan rongga batuan gamping menuju akuifer serta sungai bawah tanah.
Berfokus pada irigasi dan akses air bersih, BHI tak akan berhenti untuk meyampaikan pemahaman teknis lansung tentang bagaimana menjaga cadangan air, baik di bawah tanah karst maupun di permukaan lewat irigasi.
Inilah adalah strategi mitigasi jangka Panjang menghadapi ancaman kekeringan hutan dan lahan yang kian berulang di Kalimantan Timur.
Termasuk musim kemarau ekstream akibat El Nino tahun 2026 ini.




Recent Comments