Esensi NTB dan Wahid Foundation mengelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bersama kelompok disabilitas di Kota Mataram Program Menulis Buku Cerita Brailei Bergambar. Kegiatan berlansung di Yayasan Panti Asuhan Al-Mahsar, Selakalas, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB). (28/2/26).
Dalam sambutanya, Asmak perwakilan Esensi NTB mengatakan kegiatan Program Menulis Buku Cerita Brailei Bergambar tersebut merupakan kolaborasi Esensi NTB, Geopark Rinjani dan Wahid Foundation, Jakarta. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan edukasi pada masyarakat di Kota Mataram dan menuliskan cerita-cerita teman disabilitas dan kelompok perempuan di Panti Asuhan Al-Mahsar, Kota Mataram.
“Kita berharap kegiatan ini menjadi ruang untuk saling berbagi pandangan dalam isu-isu keberagaman, toleransi dan kesetaraan lewat buku braile bergambar”. kata Asmak.
Hadir juga perwakilan Geopark Rinjani-Lombok, komunitas komik NTB dan Malfi NTB.
Dalam sambutanya Asmak (Esensi NTB) mengatakan pesan tentang pentingnya edukasi dan partisipasi kelompok disabilitas dalam pembangunan yang melibatkan semua pihak, inklusif, partisipatif dan berkeadlilan.
Kegiatan ini bertujuan untuk membuat buku jenis brailei bergambar bagi kelompok disabilitas di Kota Mataram. Ia megucapkan terima kasih pada tim Esensi NTB, Geopark Rinjani dan komunitas disabilitas di Panti Asuhan Al-Mahsar, Kota Mataram.
“Kami berterima kasih pada teman-teman disabilitas yang telah memberikan ruang dan tempat untuk belajar terkait penulisan buku”. katanya.
Dalam kesempatan yang sama Nelda Hannia, perwakilan yayasan Panti Asuhan Al-Mahsar mengatakan forum ini adalah wadah dialog dan kolaborasi dengan komunitas dan pegiat isu keberagaman dan kesetaraan di Kota Mataram.
Melalui diskusi dan masukkan yang disampaikan diharapkan menjadi rumusan kebijakan yang inklusif dan progresif terhadap isu disabilitas di Mataram.
“Semoga kegiatan ini berdampak positif dalam membangun perspektif baik bagi orang muda dan kelompok disabilitas di Mataram”. ujarnya.



Recent Comments