Anggota Komisi V DPR RI, Irwan mendorong pemerintah segera memasukkan draft Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Ibu Kota Negara (IKN) ke DPR RI. Pandangan ini disampaikan Irwan usai Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas), Suharso Monoarfa memproyeksi pembangunan IKN bisa dilakukan setelah vaksin Covid-19.

“Saya mendorong presiden segera masukkan draft RUU IKN ke DPR RI untuk dibahas agar pembangunan IKN ada legal standing,” kata Irwan, Jakarta, Jumat (1/1).

Polikus Partai Demokrat ini juga meminta pemerintah untuk melakukan pembangunan IKN pada awal 2021, agar target penyelesaian mega proyek tersebut bisa terealisasi tepat waktu pada 2024.

“Pembangunan IKN dapat membantu pemerintah dalam pemulihan ekonomi nasional dengan menarik investasi dari luar untuk pembangunan IKN,” paparnya.

Selain itu, Irwan juga menyarankan pemerintah untuk tidak lupa melibatkan pemerintah daerah Kalimantan Timur (Kaltim), maupun masyarakat lokal dalam pembangunan IKN ke depan.

“Pembangunan IKN melibatkan pemerintah daerah Kaltim serta sumber daya manusia lokal baik tokoh akademis, tokoh agama, masyarakat adat, pengusaha lokal juga tenaga kerja lokal,” jelas Wasekjen Partai Demokrat tersebut.

Seperti diberitakan, Menteri PPN/Bappenas Suharso Monoarfa memproyeksi pembangunan IKN bisa dilakukan setelah vaksin Covid-19. Sementara itu, saat ini master plan dan detail pembangunan disebut sudah rampung.

“Mudah-mudahan kalau sudah vaksinasi ada, kita bisa langsungkan karena dia bisa menjadi prime mover, dia bisa menciptakan lapangan kerja yang banyak,” kata Suharso.

Sumber, https://persmerdeka.com/pembangunan-ikn-diproyeksi-usai-vaksin-demokrat-minta-pemerintah-segera-serahkan-draf-ruu/